CAT | Website
9
Launching Official Site INBAPALA : Tugas Akhir Pemograman Web
0 Comments | Posted by admin in Inbapala, Uii, Universitas Islam Indonesia, Website
Rabu 6 november 2009. Pada hari itu lah sebuah tugas akhir di berikan oleh seorang dosen muda Pak Mas Salhazan pengampu kuliah pemograman web, mulanya berniat memakai sebuah CMS semisal WP (Wordpress) gitu, tapi setelah di pikir pikir kenapa gak nyoba bikin sistem yang sederhana aja, lagian sang dosen kayaknya ngak bakal setuju kalo make CMS.
Awalnya Bermodal dari sebuah system kantor saya yang bernama SMS (Scriptmedia Management System) yang berbasiskan smarty, tapi setelah di uprek rasanya terlalu berat dan ribet serta membutuhkan waktu yang cukup lama, lalu saya mencoba beralih ke script PHP sederhana yang telah di pelajari saat kuliah Pemograman Web, dengan sedikit bumbu OOP (Object Oriented Programming / Pemograman Berorientasi Objek ) kebetulan pada semester ini telah mengikuti kuliahdan praktikum PBO (Pemograman Berorientasi Objek) , pepatah bilang sekali dayung 2 pulau terlampaui
, maksudnya satu tugas bisa nerapin 2 mata kuliah.
Setelah di musyawarahkan, saya berserta teman teman sekelompok yang terdiri dari M.Januario, Aldin, Randi Triyudanto dan M.Aulia Rahman membuat sebuah website bertajuk Pencinta Alam, kebetulan kami mempunyai sebuah organisasi INBAPALA (Independent Balada Pecinta Alam) walaupun sebelumnya Inbapala sudah mempunyai social networking komunitas di http://inbapala.ning.com dan sebuah website yang saya buat dengan berbasiskan CMS Site Builder, tapi sebulan terakhir site tersebut tidak bisa di akses, karena masih pake hosting gratisan kali ya, mesti resetup.
Seminggu setelah tugas di berikan salah satu teman kelompok saya Aulia Rahman memberikan design webnya dan saya mencoba mulai coding, dengan referensi buku dari sebuah perpus kecil kantor yang berjudul PHP DEVELOPER”S COOKBOOK dengan penerbit SAMS (201 West 103rdm street, Indianapolis, Indiana 46290), bukunya bagus menjelaskan tentang konsep konsep OOP pada PHP, tapi agak membinggungkan, mungkin karena buku ini berbahasa inggris. Untung aja ada sebuah wadah bertanya yaitu kepada senior kantor bernama Kurniawan Pujianto, yang biasa saya panggil mas wawan. Setiap ada kendala saya sempatkan bertanya kepada beliau.
Setelah kira kira satu bulan pengerjaan dan sempat dihalangi dengan Programming Project Praktikum PBO yang berjudul Sistem Transaksi Atm , Praktikum Pemograman Web dengan judul Sistem Agen Elpiji berbasiskan database oracle dan Praktikum Sistem Operasi dengan judul Tutorial LAMPP di Ubuntu, pada pertengahan desember system sederhana ini akhirnya jadi juga saya memberi nama system ini “First Simple System” ato bisa disingkat FSS, filosofi nama tersebut diartikan sebagai sistem sederhana pertamakali saya buat .
Sebenarnnya FSS belum jadi secara sempurna masih banyak kekurangan, sedangkan waktu persentasi pun telah deadline, konten-konten website inbapala juga belum sempat di masukan, persentasi di depan kelas tetap dilaksanakan, meski saat persentasi masih ada design yang ngak ke load dan link yang error . Untung ja Mas Salhazan memakluminya, beliau menyarankan kalo bisa di perbaiki lagi, dengan memberikan batas pengumpulan URL via salhazan.com pada tanggal 11 Januari 2010 tepat pembukaan Ujian Akhir Semester.
Dari pagi kemaren saya mulai mengotak atik FSS, mulai dari sistemnya sendiri sampe ke designnya yang di ubah total , karena design yang dulu di rasa kurang srek. Akhirnya tengah malam website inbapala jadi juga dan siap di upload, tepat pagi ini saya mengumpulkan URLnya dengan meinggalkan komentar di link http://salhazan.com/homepage/2010/01/04/pengumpulan-final-project-pemrograman-web-kelas-e.
Bagi teman teman yang suka berpetualang silahkan gabung di site http://inbapala.co.cc , kita disini independent ko “bebas ” biasanya sekali sebulan ngadain event acara ngumpul (Mountainering, Rafting, Climbing, Tracking, Camping , Outbound , dll). *freedomistic of nature*
9
Programming Project Praktikum Pemograman web : Sistem Agen Elpiji
2 Comments | Posted by admin in Pemograman Web, Uii, Uncategorized, Universitas Islam Indonesia, Website
Pada Praktikum Pemograman Web semester III ini, saya berserta kelompok yang terdiri dari 2 orang teman kelas yakni Maulana Rajif , Edi Kurniawan mengerjakan sebuah judul web Sistem Agen Elpiji menggunakan Bahasa Pemograman PHP dan Database Oracle.
Web sistem informasi agent elpiji ini mempunyai 7 menu utama.
1. Homepage
merupakan halaman utama berupa ucapan selamat datang di web sistem informasi agent elpiji, dengan menampilkan news dan product.
2. About us
merupakan halaman tentang perusahaan elpiji
3. Produk
merupakan halaman daftar elpiji yang tersedia berserta harga, jenis , agent dan tombol order
4. Agen
merupakan halaman yang berisi tentang daftar daftar agen yang tersedia beserta alamatnya dan pencarian agen berdasarkan nama
5. Order
Berisi form order yang terdiri dari nama, alamat, email, jenis elpiji, agent, dan komentar.
6. Buku Tamu
berisi tentang pengisian testimoni atau komentar dari client
7. News
berisi tentang berita berita terbaru tentang elpiji
Database
Berikut relasi antar tabel :

Praktikum Pemograman Web - Relasi Tabel database Sistem Agen Elpiji
Gambar 1. Relasi Tabel
Desain Interface

Desain awal Sistem Agen Elpiji
Gambar 2. Desain Awal
Halaman ini merupakan halaman utama website. Setiap pengguna yang mengunjungi website ini, maka pertama kali yang muncul adalah halaman ini. Halaman ini menyediakan link-link ke halaman berikutnya sekaligus form login untuk anggota. Ini sebagai dummy untuk halaman halaman lainnya.
Pembahasan
Website ini hanya menampilkan informasi , produk , agen dan sistem order dari sebuah perusahaan AGENT LPG database dan halaman web :

Halaman Utama - Home Website Agen Elipiji
Gambar 3. Home

Halaman Berita - News Website Agen Elipiji
Gambar 4. Berita

Halaman Produk - Produk Sistem Agen Elipji
Gambar 5. Produk

Halaman Agen - Agen Sistem Agen Elipji
Gambar6. Agen

Halaman Pemesanan Agen Sistem Agen Elipji - Login terlebih dahulu
Gambar 7. Pesan
Administrator

Halaman Login Administrator Agen Sistem Agen Elipji
Gambar 8. Log in Admin

Halaman Administrator Sistem Agen Elipji
Gambar 9. Halaman Admin
Kesimpulan
Kami telah membuat sebuah website Agent LPG dengan mengunakan database Oracle yang mana menampilkan informasi perusahaan Agent LPG dalam rangka membantu menyelesaikan masalah masyarakat dalam bidang Jual beli.
Thanks To :
Dosen Pemograman Web : Salhazan
Asisten Pemograman Web Rendy ressa
13
Lowongan Kerja Web Programmer
0 Comments | Posted by admin in Kerja, Lowongan, Programmer, Website
Dicari / di butuhkan segera, 3 web programmer dengan syarat sbb:

1. Pria / Wanita
2. Menguasai Internet programming / internet marketing *bahasa PHP*
3. Di utamakan yang mempunyai latop dan koneksi internet sendiri dan berdomisili di jogja.
4. Ulet dan Pekerja keras.
5. Kerja Parttime
Yang berminat monggo di kirim CV (Curicullum Vitae) Ke email andwivalentine@script-media.com.
30
Content Management Sytem "CMS"
0 Comments | Posted by admin in CMS, Informatika Uii 2008, Scriptmedia, Website
Latar belakang article ini sebenarnya karena diriku di kasih tugas kuliah PTI ma pak Beni kali in membahas tentang CMS.
Pertanyaan pertama yang mungkin muncul di benak seseorang ketika mendengar serangkaian kata Sistem manajemen konten (Inggris: content management System, disingkat CMS) adalah, apakah sebenarnya Content Management System itu? Nah, dalam kesempatan ini saya akan berusaha menerangkan pengertian CMS ditinjau dari berbagai segi.
Secara umum CMS dapat diartikan sebagai perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Seperti yang kita ketahui, ‘contents’ merupakan salah satu urat nadi dari kehidupan sebuah website. Tanpa ‘contents’ dapat dipastikan tidak ada website. Sebuah website yang dikelola dengan baik pasti akan selalu berusaha menampilkan ‘contents’ terbaru bagi para pengunjungnya. Lalu apa yang dimaksud dengan ‘content’ sebenarnya? Pada dasarnya ‘content’ adalah sebuah unit informasi yang digunakan untuk membentuk sebuah halaman di website. Dapat terdiri dari apa saja; teks, gambar, video, suara, dan lain sebagainya. Harap dibedakan juga antara sebuah ‘content’ dengan sebuah dokumen. Dua hal yang serupa tapi tidak sama.
Dari ‘contents’ yang sudah ada tadi, kemudian diatur sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah website. Untuk memudahkan pekerjaan, sering kali aturan-aturan dan proses kerja pun dibuat antara seorang webmaster yang lebih memperhatikan sisi teknis dan penampilan dari website dengan seorang penulis/editor yang menyumbangkan ‘contents’ untuk website. Dalam arti kata lain, manajemen terhadap ‘contents’ yang akan ditampilkan. Baik webmaster maupun penulis/editor dapat membuat, mengedit, mengatur dan mempublikasikan sebuah ‘content’ dalam framework/sistem yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Framework atau sistem, tempat di mana ‘contents’ itu diletakkan menfasilitasi ‘perkakas-perkakas’ yang dibutuhkan untuk menjaga konsistensi proses pembuatan halaman-halaman di website secara efisien dan efektif.
Bila semua informasi diatas kita gabung menjadi satu, dapatlah disimpulkan, CMS adalah sebuah sistem yang memudahkan proses penciptaan sebuah website dinamis yang kaya akan ‘contents’, dengan memberikan kemudahan kepada penulis/editor untuk menambah, memperbaharui dan menghapus ‘content’ yang ada tanpa campur tangan langsung dari webmaster. Sebuah CMS akan membedakan ‘contents’ dari desain, memelihara konsistensi tampilan dan memudahkan pemanfaatan ‘contents’ untuk berbagai keperluan. Dengan menyimpan data di satu tempat, mengontrol hak akses dan alur kerja memperbesar kesempatan pemakai berpartisipasi dalam pengembangan website anda. Terlebih lagi bila website tersebut terus berkembang dan memiliki kompleksitas tinggi. Tentunya, semua bantuan akan sangat diharapkan, bukan begitu
Sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
1. Aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
2. Aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).
Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenej pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.
Berikut dibawah ini pemanfaatan CMS:
• Website perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
• Portal
• Galeri foto
• Aplikasi E-Commerce.
• Mengelola website pribadi / blog.
• Dan lain-lain.
Salah satu perangkat lunak Content Management System yang dikenal luas yaitu MediaWiki, perangkat lunak yang dipakai di Wikipedia dan proyek-proyek sejenis
Sedikit beralih ke beberapa waktu lalu, ketika website dibuat hanya oleh seseorang webmaster saja, cukup mudah untuk membuat beberapa halaman website statis. Seiring berjalannya waktu fungsi website berkembang menjadi fasilitas untuk menampilkan brosur elektronik dan menyebabkan meningkatnya penggunaan intranet, ekstranet juga internet. Pertukaran informasi internal dan eksternal organisasi telah mengubah wajah dunia internet sejak itu.
Teknologi dan metode lama untuk membangun halaman web tidak hanya menghabiskan banyak waktu tetapi juga tidak efisien dan memakan biaya yang besar. Contohnya, mengubah kata pada halaman web dengan metode lama harus dilakukan oleh seseorang yang mengerti HTML. Proses ini bukan hanya menghambat seluruh pembuatan informasi dan isi oleh webmaster tapi juga tidak efektif karena banyak waktu yang terbuang. Bandingkan dengan CMS yang dapat mengubah apapun hanya melalui halaman administrator.
Keinginan meningkatkan jumlah informasi dalam website dan kebutuhan untuk menggabungkan sistem menjadi lebih besar dan kompleks kedalam proses web publishing telah mengubah situasi ini menjadi suatu kesimpulan bahwa pengelola website tidak lagi dapat menampung permintaan yang terus meningkat. Mereka akan kewalahan dengan permintaan yang tiada habisnya.
Situasi ini tidak berbeda jauh dengan keadaan di tahun 60-an ketika kita masih menggunakan mesin ketik untuk membuat dokumen. Kenyataannya setelah itu menyebabkan dibuatnya sistem pengolah kata. Dengan situasi yang sama, akhirnya banyak yang menyadari bahwa CMS medatangkan banya keuntungan. Perusahaan yang tidak memilih untuk mempelajari teknologi baru ini akan menyesal dan ketinggalan (sama seperti dulu ketika banyak yang enggan mempelajari sistem pengolah kata dibanding menggunakan mesin ketik manual).
Websitenya akan menjadi terhambat, ketinggalan berita dan jarang ter-update. Efeknya terlihat ketika pengunjung tidak lagi mau mengakses website dengan informasi yang sama. Dunia insan Webmaster atau tim website menjadi alternatif cara untuk mememasukkan informasi kedalam website.
Setelah kita tahu sedikit keuntungan dari CMS, sekarang saya mencoba sedikit menjelaskan manfaat dari CMS tersebut, Beberapa manfaat dari penggunaan CMS dapat dijabarkan sebagai berikut:
- Manajemen data
- Mengatur siklus hidup website
Mendukung web templating dan standarisasi
Setiap halaman website yang dihasilkan berasal dari template yang telah terlebih dahulu disediakan oleh CMS. Selain dapat menjaga konsistensi dari tampilan secara keseluruhan, para penulis dan editor dapat berkonsentrasi secara penuh dalam melaksanakan tugasnya menyediakan isi website. Bila isi telah tersedia, maka proses publikasi dapat berjalan dengan mudah karena sudah ada template sebelumnya. Beberapa bagian dari website biasanya telah ditetapkan sedemikian rupa sehingga tidak dapat diubah begitu saja. Hal ini dilakukan untuk memberikan standarisasi kepada seluruh bagian dari website.
- Personalisasi website
- Sindikasi
- Akuntabilitas
CMS pada prinsipnya dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan dan dalam berbagai kondisi, seperti untuk:
a. Mengelola website pribadi.
b. Mengelola website perusahaan/bisnis.
c. Portal atau website komunitas.
d. Galeri foto, dan lain sebagainya.
e. Forum.
f. Aplikasi E-Commerce.
g. Dan lain-lain.
Setelah kita mengetahui apa itu CMS, keuntungan dan manfatnya, masuk pada bahasan terakhir artikel ini ,saya akan ,mencoba memberikan sedikit tips bagaimana cara memilih CMS yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan anda sekaligus memperoleh manfaat yang optimal darinya.
1. Kenalilah terlebih dahulu tujuan dan target yang hendak dicapai dengan penerapan CMS beserta strategi-strategi yang dibutuhkan. Bila dapat ajaklah semua pihak yang berkepentingan untuk bermusyawarah bersama. Kemudian rumuskanlah di atas kertas dan usahakan memiliki proyeksi yang jauh ke depan.
2. Mengidentifikasi kebutuhan dan kemampuan yang anda miliki secara organisatoris, seperti berapa jumlah penulis/editor/pengguna yang ada, lokasi geografis dari pengguna, kemampuan teknis yang dikuasai, jenis isi yang akan dipublikasikan, dan lain sebagainya. Perlu diingat juga, setiap orang memiliki kebutuhan dan kemampuan yang berbeda-beda. Cobalah untuk mencari jalan tengah guna menjembatani perbedaan ini.
3. Menjabarkan kebutuhan teknis yang diinginkan dan yang telah dimiliki, serta waktu yang dialokasikan untuk mengelola CMS. Yang termasuk di sini antara lain berapa jumlah personal IT yang bekerja di organisasi anda beserta keahlian yang dikuasai, hardware dan software yang dimiliki, dan lain sebagainya.
4. Sebuah prinsip yang harus diperhatikan untuk dua poin di atas, ‘lebih baik lebih dari pada kurang’. Hal ini diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diduga di masa yang akan datang.
5. Menentukan jumlah biaya yang akan dikeluarkan. Jangan sampai besar pasak daripada tiang nantinya.
6. Setelah tujuan, strategi dan kebutuhan baik secara organisatoris maupun teknis telah teridentifikasi dengan baik, inilah saatnya untuk menentukan jenis CMS apa yang akan dipakai. Saat ini terdapat dua jenis CMS di pasaran, CMS Komersial dan CMS Open Source
7. Pilihlah CMS yang paling dapat memenuhi semua kriteria yang telah anda tentukan sebelumnya. Tentunya setelah disesuaikan dengan kemampuan finansial anda, mengingat implementasi dari CMS bukanlah suatu hal yang murah. Hal ini dapat dilakukan dengan cara:
• Mengadakan tender, undanglah penyedia CMS yang anda minati untuk mengikuti tender dan minta mereka memberikan penawaran terbaiknya kepada anda sebagai bahan pertimbangan.
• Melalui demonstrasi langsung dari produk CMS yang ada di pasaran. Dari sini anda dapat melihat dengan mata kepala sendiri, produk mana yang terbaik bagi anda.
• Berdasarkan survey yang dilakukan oleh organisasi profesional independen/konsultan CMS. Secara periodik mereka menyusun daftar CMS beserta kelebihan dan kekurangannya, sehingga memudahkan anda mengadakan seleksi tanpa harus berhubungan langsung dengan para penyedia CMS yang terdapat di daftar tersebut.
• Melalui search engine, mailing list, atau dari mulut ke mulut. Metode ini merupakan metode yang paling mudah untuk dilakukan dan juga tidak mahal. Kekurangannya adalah informasi yang anda peroleh bisa jadi kurang lengkap atau tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Jadi adakan juga pemeriksaan silang, bila dibutuhkan.
8. Bila anda memilih CMS komersial, perhatikan bahwa anda membeli lisensi yang sesuai dengan kondisi organisasi anda. Tidak kurang dan tidak pula berlebihan. Pergunakanlah pelayanan purna jual dari penyedia CMS anda sebaik mungkin, karena dengan demikian biaya yang telah anda keluarkan dapat berbanding lurus dengan hasil yang diperoleh. Mintalah selalu garansi terhadap produk yang dibeli.
9. Bila anda memilih untuk menggunakan CMS Open Source, perlu disadari bahwa untuk jenis CMS yang satu ini tidak menyediakan pelayanan purna jual seperti halnya CMS komersial. Jadi setiap kali ada permasalahan dalam implementasinya, anda diharapkan dapat mencari jalan keluarnya sendiri. Atau dengan mengunjungi berbagai forum yang telah disediakan. Singkat kata, untuk menggunakan CMS Open Source terkadang membutuhkan usaha lebih keras dan memakan waktu yang banyak. Tapi semuanya dikembalikan kepada anda sendiri sebagai pengguna.
10. Setelah CMS terimplementasi dengan baik, usahakanlah secara periodik memperbaharui software CMS yang anda pakai, dengan demikian dapat menjamin kemutakhiran software dan anda dapat menikmati semua feature yang ditawarkan dengan baik.

![Validate my Atom 1.0 feed [Valid Atom 1.0]](valid-atom.png)
